Blog › Uncategorized › Penemu Inverter dan Sejarahnya
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read January 15, 2025 in

Inverter adalah salah satu komponen kunci dalam sistem energi terbarukan, terutama untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Fungsi utama inverter adalah mengubah arus searah (DC) yang dihasilkan oleh panel surya menjadi arus bolak-balik (AC) yang dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga atau industri. Namun, tahukah Anda siapa yang pertama kali menemukan inverter dan bagaimana perkembangan teknologi ini?
Meskipun konsep dasar tentang pengubahan arus listrik telah ada sejak awal penemuan listrik, inverter modern pertama kali diidentifikasi dan dikembangkan oleh Oliver Heaviside, seorang insinyur listrik asal Inggris pada akhir abad ke-19. Heaviside dikenal karena kontribusinya yang signifikan dalam teori elektromagnetisme dan sirkuit listrik. Pada tahun 1880-an, Heaviside mengembangkan prinsip dasar yang digunakan dalam desain inverter, walaupun pada waktu itu istilah "inverter" belum digunakan.
Inverter modern yang digunakan untuk aplikasi energi terbarukan baru muncul setelah penemuan teknologi semikonduktor dan transistor pada pertengahan abad ke-20. Konsep inverter yang lebih dikenal saat ini, khususnya untuk PLTS, mulai berkembang pesat pada tahun 1960-an dan 1970-an dengan diperkenalkannya teknologi semikonduktor.
Inverter menjadi sangat penting dalam pembangkit listrik tenaga surya dan energi terbarukan lainnya karena fungsinya yang menghubungkan energi yang dihasilkan oleh sumber daya terbarukan, seperti panel surya, angin, atau hidro, dengan grid listrik yang umumnya menggunakan arus bolak-balik (AC). Tanpa inverter, energi yang dihasilkan oleh sumber daya ini tidak akan bisa digunakan secara optimal dalam rumah tangga atau industri.
Seiring dengan meningkatnya adopsi energi terbarukan di seluruh dunia, penggunaan inverter yang efisien dan handal akan semakin mendukung transisi menuju energi bersih dan keberlanjutan. Teknologi inverter yang semakin canggih memungkinkan penghematan energi, pengurangan emisi karbon, serta pemanfaatan energi terbarukan secara maksimal.
Penemu inverter, Oliver Heaviside, tidak hanya memberikan kontribusi besar dalam bidang teori elektromagnetisme, tetapi juga meletakkan dasar bagi pengembangan teknologi inverter modern yang sangat penting bagi sistem energi terbarukan. Dengan sejarah yang kaya dan terus berkembang, inverter kini menjadi elemen krusial dalam pemanfaatan energi surya dan energi terbarukan lainnya. Teknologi inverter yang semakin maju akan terus mendukung transisi global menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Sumber: