Blog › Uncategorized › Panel Surya Terbuat Dari Apa? Ketahui Proses Pembuatan dan Cara Kerjanya!
Nonny Anasih
Content Writer & Analyst
7 min read May 21, 2024 in

Di era modern ini, energi terbarukan menjadi primadona. Salah satu sumber energi terbarukan yang paling populer adalah energi surya. Panel surya, sebagai alat utama dalam pemanfaatan energi surya, telah menjadi semakin umum di berbagai tempat. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, terbuat dari apa panel surya dan bagaimana cara pembuatannya? Artikel ini akan mengupas tuntas tentang bahan-bahan pembuat panel surya, proses pembuatannya, dan cara kerjanya yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik.
Di balik panel surya yang memukau ini, terdapat serangkaian bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat panel surya yang efisien dan tahan lama. Mari kita telaah beberapa bahan utama yang digunakan dalam pembuatan panel surya:
Silikon, unsur kimia dengan simbol Si, merupakan bahan semikonduktor yang menjadi jantung panel surya. Sifat semikonduktor silikon memungkinkan konversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik melalui fenomena yang disebut "efek fotovoltaik". Silikon biasanya digunakan dalam bentuk wafer tipis, yang diiris dari batang silikon kristal. Jenis-jenis Silikon untuk Panel Surya:
Panel surya perlu dilindungi dari unsur-unsur lingkungan seperti air, debu, dan benturan fisik. Kaca tempered sering digunakan sebagai penutup panel surya karena kekuatan dan kejernihannya yang tinggi. Namun, bahan polimer seperti ETFE (Ethylene Tetrafluoroethylene) dan TPT (Tedlar-Polyester-Tedlar) juga digunakan, terutama dalam panel surya fleksibel. Mereka menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dan bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kaca.
Untuk mendukung sel surya dan bahan penutupnya, panel surya membutuhkan struktur penyangga yang kuat dan ringan. Aluminium adalah bahan yang umum digunakan untuk rangka penyangga karena kekuatannya yang tinggi, ketahanan terhadap korosi, dan bobotnya yang ringan. Bahan lain seperti baja juga digunakan terutama untuk panel surya komersial atau industri yang lebih besar.
Listrik yang dihasilkan oleh sel surya perlu dialirkan ke sistem penyimpanan atau grid listrik. Oleh karena itu, panel surya dilengkapi dengan kabel dan konduktor yang menghubungkan setiap sel surya dan membawa listrik ke titik penyambungan utama. Material konduktor yang umum digunakan termasuk tembaga dan aluminium yang memiliki kemampuan konduktivitas yang baik.
Untuk meningkatkan efisiensi penyerapan cahaya matahari oleh sel surya, panel surya sering dilapisi dengan lapisan antirefleksi. Lapisan ini membantu mengurangi pantulan cahaya yang dapat mengurangi kinerja panel surya. Biasanya, lapisan antirefleksi terbuat dari bahan dielektrik yang dioptimalkan untuk mengurangi refleksi pada rentang panjang gelombang cahaya tertentu.
Panel surya telah menjadi simbol penting dalam peralihan dunia menuju energi terbarukan. Namun, sedikit yang tahu tentang proses kompleks di balik pembuatan panel surya yang memungkinkan konversi cahaya matahari menjadi listrik. Mari kita jelajahi tahapan-tahapan yang diperlukan dalam proses pembuatan panel surya:
Langkah pertama dalam perjalanan menuju panel surya dimulai dengan pembuatan wafer silikon. Silikon, unsur dasar dalam produksi wafer, mengalami transformasi menjadi kristal murni melalui proses yang disebut Czochralski (Cz). Dalam proses Czochralski, silikon cair ditarik dari wadah menggunakan batang silikon untuk membentuk kristal silikon. Kristal ini kemudian dipotong menjadi wafer tipis menggunakan gergaji kawat berlian, menghasilkan substrat yang diperlukan untuk sel surya.
Ketika wafer silikon siap, langkah selanjutnya adalah pembuatan sel surya. Proses ini melibatkan serangkaian langkah yang rumit:
Setelah sel surya selesai dibuat, tahapan selanjutnya adalah merakit panel surya. Proses perakitan ini melibatkan beberapa tahap penting:
Pengujian kualitas merupakan langkah terakhir yang tidak kalah penting dalam proses pembuatan panel surya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap panel memenuhi standar kualitas dan performa yang ditetapkan, sehingga dapat menghasilkan energi listrik secara optimal dan tahan lama. Berikut adalah beberapa jenis pengujian yang dilakukan:
Panel surya yang lulus semua pengujian kualitas akan diberi label dan sertifikat yang menunjukkan bahwa panel tersebut memenuhi standar yang ditetapkan. Hal ini penting bagi konsumen untuk memastikan bahwa mereka membeli panel surya berkualitas tinggi yang akan memberikan performa yang optimal dan tahan lama.
Panel surya bekerja berdasarkan prinsip "efek fotovoltaik", yaitu proses konversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Berikut adalah penjelasan singkat tentang cara kerja panel surya:
Panel surya adalah teknologi yang efisien dan ramah lingkungan untuk menghasilkan energi listrik. Dengan memahami bahan-bahan pembuat, proses pembuatan, dan cara kerjanya, Anda dapat lebih menghargai nilai dan manfaat panel surya dalam transisi menuju energi terbarukan yang berkelanjutan.
Jika Anda tertarik untuk menerapkan energi surya di rumah atau bisnis Anda, solarkita.com adalah solusi yang tepat. Sebagai penyedia jasa pemasangan panel surya terkemuka di Indonesia, solarkita.com menawarkan layanan yang komprehensif mulai dari konsultasi hingga instalasi panel surya yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan Anda.
Dengan tim ahli yang berpengalaman dan produk berkualitas tinggi, solarkita.com memastikan Anda mendapatkan solusi energi terbarukan yang efisien, ramah lingkungan, dan ekonomis. Jangan ragu untuk menghubungi solarkita.com dan mulailah langkah Anda menuju masa depan yang berkelanjutan dengan energi surya.