Blog › Uncategorized › Menguak Potensi Energi Panas Bumi: Tenaga Hijau dari Perut Bumi
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read September 26, 2024 in

Energi panas bumi, atau yang dikenal sebagai "geothermal energy," adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling potensial dan ramah lingkungan. Terlepas dari keberadaannya yang melimpah di berbagai belahan dunia, pemanfaatan energi panas bumi masih relatif rendah dibandingkan dengan energi terbarukan lainnya, seperti tenaga surya dan angin. Namun, dengan keunggulan unik dan manfaatnya yang luar biasa, energi panas bumi menjadi pilihan menarik untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan yang lebih berkelanjutan.
Energi panas bumi berasal dari panas yang tersimpan di dalam perut bumi. Panas ini dihasilkan oleh peluruhan radioaktif alami mineral-mineral yang ada di inti bumi. Secara alami, panas ini bisa ditemukan dalam bentuk uap panas atau air panas yang terperangkap di bawah permukaan tanah. Dengan menggunakan teknologi tertentu, panas ini bisa diekstraksi dan digunakan untuk menghasilkan listrik atau menyediakan pemanas bagi rumah dan bangunan.
Salah satu cara umum untuk memanfaatkan energi panas bumi adalah dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang memanfaatkan uap atau air panas dari dalam tanah untuk memutar turbin yang menghasilkan listrik. Metode lainnya termasuk penggunaan panas bumi untuk sistem pemanas distrik atau proses industri, yang dikenal sebagai aplikasi panas langsung.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, pemanfaatan energi panas bumi juga menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi:
Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi energi panas bumi terbesar di dunia, mengingat posisinya di Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki potensi energi panas bumi sekitar 23,9 gigawatt (GW), tetapi hingga saat ini, baru sekitar 2,1 GW yang dimanfaatkan.
Untuk memanfaatkan potensi ini, pemerintah Indonesia telah menargetkan peningkatan kapasitas panas bumi hingga 5,8 GW pada tahun 2030. Hal ini akan membutuhkan investasi besar dan kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mengatasi tantangan regulasi, pendanaan, dan teknologi.
Energi panas bumi menawarkan solusi hijau yang andal dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi global. Dengan potensi yang besar dan keunggulannya sebagai sumber energi terbarukan, energi panas bumi memiliki peran penting dalam transisi menuju sistem energi yang lebih bersih. Namun, untuk mengoptimalkan potensi ini, diperlukan langkah-langkah untuk mengatasi tantangan yang ada, termasuk kebijakan yang mendukung, pendanaan yang memadai, dan inovasi teknologi.
Dengan memanfaatkan energi panas bumi secara optimal, kita tidak hanya melindungi lingkungan tetapi juga memastikan ketersediaan energi untuk generasi mendatang. Sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar, Indonesia berada di posisi strategis untuk memimpin transisi energi ini di tingkat global.