Blog › Uncategorized › Memasang 20 Panel Sama Saja dengan Menanam Berapa Pohon
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read December 31, 2024 in

Di tengah meningkatnya kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi jejak karbon, banyak orang mulai beralih ke solusi ramah lingkungan seperti panel surya. Selain mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil, pemasangan panel surya juga memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan planet kita. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, "Jika saya memasang panel surya, seberapa besar dampaknya terhadap lingkungan, dan apakah itu setara dengan menanam pohon?"
Artikel ini akan membahas tentang perbandingan antara pemasangan 20 panel surya dengan menanam sejumlah pohon dari segi pengurangan emisi karbon. Dengan pemahaman ini, kita bisa lebih menghargai dampak positif yang bisa diberikan oleh energi terbarukan seperti panel surya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Panel surya berfungsi dengan mengubah sinar matahari menjadi energi listrik, sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak terbarukan seperti batu bara dan minyak bumi. Proses produksi energi dengan panel surya juga tidak menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2), yang merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab perubahan iklim.
Namun, untuk memahami seberapa besar dampaknya terhadap lingkungan, kita perlu mempertimbangkan seberapa banyak emisi karbon yang bisa dihindari berkat penggunaan panel surya.
Pemasangan panel surya dapat mengurangi emisi CO2 yang biasanya dihasilkan dari pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil. Rata-rata, setiap panel surya berkapasitas 300 watt dapat mengurangi sekitar 200 hingga 300 kilogram CO2 setiap tahunnya, tergantung pada lokasi dan intensitas sinar matahari yang diterima.
Jika kita memasang 20 panel surya dengan kapasitas 300 watt per panel, total kapasitas sistem surya tersebut adalah 6.000 watt (atau 6 kW). Dengan asumsi bahwa panel-panel ini berfungsi secara optimal, kita dapat memperkirakan bahwa sistem ini dapat mengurangi sekitar 4 hingga 6 ton CO2 setiap tahun.
Salah satu cara untuk mengurangi emisi karbon adalah dengan menanam pohon. Pohon menyerap CO2 melalui proses fotosintesis dan membantu mengurangi kadar gas rumah kaca di atmosfer. Rata-rata, sebuah pohon dewasa dapat menyerap sekitar 20 kilogram CO2 per tahun, meskipun angka ini bisa bervariasi tergantung pada jenis pohon, lokasi, dan usia pohon.
Jika kita ingin tahu berapa banyak pohon yang perlu ditanam untuk menyerap jumlah CO2 yang dihindari oleh pemasangan 20 panel surya, kita bisa menggunakan perhitungan sederhana. Jika 1 pohon menyerap sekitar 20 kilogram CO2 per tahun, maka untuk menyerap 4.000 hingga 6.000 kilogram CO2 per tahun (jumlah yang dapat dihindari oleh 20 panel surya), kita perlu menanam sekitar 200 hingga 300 pohon.
Meskipun menanam pohon merupakan langkah penting untuk melawan perubahan iklim, pemasangan panel surya memiliki beberapa keuntungan dibandingkan menanam pohon dalam hal pengurangan emisi karbon:
Pemasangan 20 panel surya tidak hanya mengurangi tagihan listrik Anda, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap pengurangan emisi karbon. Jika dibandingkan dengan menanam pohon, 20 panel surya dapat mengurangi jumlah CO2 yang setara dengan menanam 200 hingga 300 pohon. Ini menunjukkan bahwa panel surya bukan hanya pilihan cerdas untuk kebutuhan energi, tetapi juga langkah nyata untuk melindungi planet kita.
Mengadopsi panel surya adalah salah satu cara efektif untuk mendukung keberlanjutan dan mengurangi jejak karbon Anda, sambil menikmati manfaat energi bersih dan terbarukan dalam jangka panjang.
Sumber: