Blog › Uncategorized › Apakah Panel Surya Bisa di Daur Ulang?
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
2 min read February 24, 2025 in

Seiring dengan meningkatnya penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), muncul pertanyaan mengenai bagaimana panel surya yang sudah tidak digunakan dapat dikelola dengan baik. Mengingat usia pakai panel surya berkisar antara 25–30 tahun, penting untuk memahami apakah panel surya bisa didaur ulang dan bagaimana prosesnya.
Panel surya terdiri dari berbagai material, seperti kaca (sekitar 75%), aluminium, silikon, tembaga, dan plastik. Sebagian besar material ini sebenarnya dapat didaur ulang, tetapi tantangan utamanya terletak pada proses pemisahan komponen yang memerlukan teknologi khusus.
Proses daur ulang panel surya masih menghadapi kendala dalam hal biaya dan efisiensi. Saat ini, hanya sekitar 10% panel surya yang didaur ulang secara optimal, sementara sisanya sering kali dibuang ke tempat pembuangan akhir. Namun, berbagai penelitian dan inovasi terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi daur ulang panel surya di masa depan.
Daur ulang panel surya umumnya melalui beberapa tahap berikut:
Daur ulang panel surya memiliki berbagai manfaat, di antaranya:
Berbagai negara dan perusahaan kini mulai mengembangkan teknologi daur ulang panel surya yang lebih efisien. Di Eropa, misalnya, telah ada regulasi yang mewajibkan produsen panel surya untuk bertanggung jawab atas proses daur ulang produknya. Indonesia juga diharapkan dapat menerapkan kebijakan serupa untuk mendukung transisi energi yang berkelanjutan.
Sebagai pengguna panel surya, penting untuk memilih penyedia layanan yang juga peduli terhadap pengelolaan limbah panel surya. SolarKita, sebagai penyedia solusi PLTS Atap, terus berkomitmen dalam mendukung penggunaan energi terbarukan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.