Blog › Uncategorized › 340 Kecamatan Tanpa Listrik: Bagaimana PLTS Bisa Menjadi Solusi?
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read March 10, 2025 in

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang luas, masih menghadapi tantangan dalam pemerataan akses listrik. Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga saat ini masih terdapat sekitar 340 kecamatan yang belum mendapatkan akses listrik secara optimal. Pemerintah melalui program elektrifikasi nasional berusaha untuk menyelesaikan permasalahan ini, salah satunya dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Sebagai negara dengan lebih dari 17.000 pulau, penyediaan listrik ke seluruh wilayah Indonesia bukanlah tugas yang mudah. Beberapa tantangan utama dalam elektrifikasi daerah terpencil meliputi:
Dengan tantangan ini, pendekatan elektrifikasi berbasis energi terbarukan seperti PLTS menjadi solusi yang paling memungkinkan.
PLTS menjadi pilihan utama dalam upaya elektrifikasi di daerah terpencil karena beberapa keunggulannya:
Menurut data dari kementerian ESDM. Indonesia telah mengembangkan beberapa proyek PLTS untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Beberapa inisiatif yang telah dilakukan antara lain:
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 100% elektrifikasi di seluruh Indonesia dalam lima tahun ke depan. Salah satu strategi utama dalam mencapai target ini adalah dengan memanfaatkan PLTS di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik PLN.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah juga semakin aktif dalam mendorong penggunaan energi terbarukan, termasuk dengan insentif dan kemudahan perizinan untuk instalasi PLTS, baik untuk keperluan individu maupun komunitas.
Selain inisiatif pemerintah, sektor swasta seperti SolarKita juga berperan dalam mendukung transisi ke energi terbarukan. Dengan menyediakan layanan konsultasi, instalasi, dan pemeliharaan PLTS Atap, SolarKita membantu masyarakat, bisnis, dan institusi dalam memanfaatkan energi matahari sebagai solusi listrik yang andal dan berkelanjutan.
Masyarakat juga dapat mendukung elektrifikasi dengan beralih ke energi surya dan mengurangi ketergantungan pada listrik berbasis fosil. Investasi dalam PLTS tidak hanya menghemat biaya listrik dalam jangka panjang tetapi juga berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.
PLTS adalah solusi yang realistis dan efektif untuk mengatasi permasalahan listrik di 340 kecamatan yang masih belum teraliri listrik di Indonesia. Dengan potensi energi surya yang besar dan dukungan dari berbagai pihak, PLTS dapat mempercepat pemerataan listrik di seluruh negeri.
Melalui sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, target elektrifikasi nasional dapat tercapai, membawa manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas. Matahari adalah sumber energi tak terbatas, dan dengan teknologi PLTS, kita bisa menerangi seluruh pelosok negeri.
Baca juga: Penggunaan PLTS Atap di Pulau Terpencil
Sumber:
https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/matahari-untuk-plts-di-indonesia