Blog › Uncategorized › Apa Itu PLTS Hybrid? Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya
Solar Kita
Content Writer & Analyst
7 min read September 11, 2024 in
Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS kini menjadi salah sumber satu energi listrik yang makin diminati. Bagaimana tidak, dengan menggunakan energi terbarukan yaitu energi surya atau energi matahari, PLTS mampu menghasilkan energi listrik yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari kita.
Tahukah kamu bahwa PLTS ini ada beberapa jenis, salah satunya adalah PLTS Hybrid. PLTS Hybrid bisa dikatakan sebagai PLTS dengan jenis paling baru dan yang paling banyak memiliki keunggulan dengan jenis lainnya, yaitu PLTS On Grid dan PLTS Off Grid.
Lalu apa itu PLTS Hybrid? Mari kita bahas bersama-sama dan mengenal PLTS Hybrid ini bersama Solar Kita, simak selengkapnya ya.
Pertama-tama tentunya mari kita mengenal terlebih dahulu tentang PLTS Hybrid ini. Apa itu PLTS Hybrid? PLTS Hybrid adalah PLTS yang dapat menggunakan sumber energi lainnya selain energi surya atau energi matahari yang telah ditangkap oleh panel surya, jadi PLTS Hybrid ini sesuai dengan namanya.
Beberapa sumber energi lainnya yang dapat digunakan oleh PLTS ini adalah seperti energi listrik dari jaringan listrik utama atau jaringan PLN, genset, turbin atau yang lainnya.
Berbagai sumber energi ini akan saling bergantian memberikan energi listrik sesuai dengan kebutuhan kita sehari-hari. Sebagai contoh, jika daya energi listrik yang dihasilkan panel surya kita tidak cukup untuk kebutuhan kita, maka secara otomatis kita akan menggunakan energi listrik dari sumber lainnya, seperti jaringan listrik PLN, atau dari sumber lainnya seperti genset atau turbin.
Setelah mengetahui apa itu PLTS Hybrid, selanjutnya adalah cara kerja PLTS Hybrid ini, berikut ini adalah penjelasannya yang telah disederhanakan.
Cara kerja PLTS Hybrid ini diawali dengan panel surya yang menangkap energi sinar matahari, sama seperti beberapa jenis PLTS lainnya. Panel surya ini akan menghasilkan arus listrik searah, yang kemudian akan diubah oleh komponen lainnya menjadi arus listrik bolak-balik yang digunakan oleh berbagai perangkat elektronik.
Setelah panel surya menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik, arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya yang merupakan arus listrik searah akan diubah menjadi arus listrik bolak-balik oleh inverter. Arus listrik bolak-balik inilah yang merupakan energi listrik yang digunakan oleh berbagai perangkat elektronik.
Pada PLTS Hybrid, energi listrik juga akan tersimpan di baterai, sama seperti jenis PLTS Off Grid. Baterai pada PLTS ini memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan dan cadangan energi listrik ketika panel surya tidak bekerja karena tidak adanya sinar matahari, seperti pada malam hari atau pada saat kondisi cuaca buruk.
Selanjutnya, setelah energi listrik tersimpan di baterai, pada saat panel surya tidak bekerja dan PLTS mengambil energi listrik dari baterai, energi listrik tersebut akan mengalir ke panel listrik terlebih dahulu sebelum ke perangkat elektronik yang membutuhkan listrik.
Panel listrik ini juga berfungsi untuk mengambil energi listrik dari berbagai sumber lainnya seperti energi listrik dari jaringan listrik utama atau jaringan listrik PLN atau sumber energi listrik lainnya secara otomatis, ketika baterai sudah kehabisan energi listrik.
Terakhir, tentu saja listrik yang telah mengalir dari panel listrik ke berbagai perangkat elektronik yang membutuhkan energi listrik untuk bekerja.
Baca Juga: Panel Surya Terbuat Dari Apa? Ketahui Proses Pembuatan dan Cara Kerjanya!
Kamu tentunya mengetahui, bahwa setiap jenis PLTS memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan PLTS Hybrid.
Kelebihan PLTS Hybrid yang pertama adalah terjaminnya kebutuhan listrik harian kamu. Dengan adanya energi listrik dari berbagai sumber energi, mulai dari panel surya, jaringan listrik utama atau jaringan listrik PLN, atau sumber energi lainnya, maka kebutuhan energi listrik kamu akan terjamin.
Kamu kini tentunya telah mengetahui bahwa PLTS Hybrid bisa menggunakan berbagai sumber energi listrik, karena hal tersebut, jika terjadi masalah pada salah satu sumber energi listrik atau salah satu sumber energi listrik tidak bekerja, maka energi listrik tetap bisa didapatkan dari sumber lainnya.
PLTS Hybrid memungkinkan untuk menggunakan sumber energi yang paling efisien dan hemat biaya sesuai kondisi saat itu. Misalnya, saat harga listrik dari PLN naik, kamu bisa mengandalkan energi dari panel surya atau genset untuk mengurangi biaya.
Dengan PLTS Hybrid, kamu tidak sepenuhnya bergantung pada jaringan listrik PLN. Ini sangat bermanfaat di daerah yang sering mengalami pemadaman listrik atau berada di lokasi yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik utama.
PLTS Hybrid memungkinkan optimalisasi penggunaan energi karena bisa mengalihkan penggunaan sumber energi sesuai ketersediaan dan kebutuhan, yang pada akhirnya bisa meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi pemborosan.
PLTS Hybrid sangat ideal untuk digunakan di daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik utama. Dengan kombinasi sumber energi dari panel surya dan sumber lainnya, listrik tetap bisa tersedia di mana saja.
Kekurangan PLTS Hybrid yang pertama adalah biaya pemasangan yang lebih tinggi jika dibandingkan jenis PLTS lainnya, yaitu PLTS On Grid dan PLTS Off Grid. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari berbagai macam hal, mulai dari komponen sampai kemampuan PLTS ini menggunakan berbagai sumber daya energi listrik untuk memenuhi kebutuhan energi listrik kita sehari-hari.
Jika dibandingkan jenis PLTS On Grid yang langsung mengambil energi surya atau energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik hanya bekerja pada saat matahari bersinar, PLTS Hybrid yang menggunakan baterai dan komponen lainnya ini memerlukan perawatan yang lebih secara berkala. Selain perawatan, baterai juga perlu diperbarui secara berkala sesuai dengan kebutuhan.
Karena PLTS Hybrid ini bisa menggunakan berbagai sumber energi listrik, maka untuk proses pemasangan PLTS Hybrid akan lebih rumit dibandingkan jenis PLTS On Grid dan PLTS Off Grid.
Setelah mengetahui berbagai macam hal tentang PLTS Hybrid, informasi terakhir tentang PLTS Hybrid dari Solar Kita kali ini adalah contoh penggunaan PLTS Hybrid dalam kehidupan sehari-hari kita.
Sebagai contoh, pada saat siang hari dan matahari bersinar terang, PLTS Hybrid akan menangkap sinar surya dan mengubahnya menjadi energi listrik, kemudian menyimpan energi listrik tersebut ke dalam baterai.
Pada saat perangkat elektronik membutuhkan energi listrik, energi listrik akan diambil dari baterai setelah melewati panel listrik terlebih dahulu.
Kemudian pada saat sore dan malam hari, ketika matahari sudah tidak bersinar, kebutuhan energi listrik tetap bisa terpenuhi karena adanya cadangan energi listrik pada baterai. Hal ini juga akan berlaku jika terjadi masalah pada jaringan listrik utama atau jaringan listrik PLN seperti adanya pemadaman listrik dari PLN.
Jika ternyata pada saat malam hari energi listrik tidak bisa didapatkan karena baterai sudah kehabisan energi listrik dan terjadi pemadaman listrik dari PLN, PLTS Hybrid ini akan menggunakan sumber energi lainnya seperti dari genset, turbin atau yang lainnya.
Itulah informasi lengkap tentang PLTS Hybrid dari Solar Kita kali ini, dimulai dari penjelasan tentang apa itu PLTS Hybrid, sampai contoh penggunaan PLTS Hybrid.
PLTS Hybrid adalah PLTS yang dapat menggunakan berbagai sumber energi listrik, tidak hanya energi listrik yang dihasilkan panel surya, jadi kebutuhan energi listrik kamu akan sangat terjamin.
Ada juga cara kerja PLTS Hybrid ini adalah dimulai dari panel surya yang menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya ini adalah arus listrik ini adalah arus listrik searah, dan inverter akan mengubahnya menjadi arus listrik bolak-balik yang sesuai dengan perangkat elektronik.
Energi listrik yang telah diubah tersebut kemudian tersimpan di baterai. Selanjutnya, energi listrik dari panel surya dan berbagai sumber energi listrik lainnya akan lewati dan diatur oleh panel listrik. Terakhir tentu saja, energi listrik tersebut akan mengalir ke berbagai perangkat elektronik yang membutuhkan energi listrik.
PLTS Hybrid tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan PLTS Hybrid adalah terjaminnya kebutuhan energi listrik kamu karena adanya berbagai sumber energi listrik, tersedianya cadangan listrik ketika terjadi masalah pada salah satu sumber energi listrik, fleksibilitas dalam penggunaan sumber energi listrik, mengurangi ketergantungan dan biaya listrik dari PLN, sangat cocok jika kamu tinggal di daerah terpencil yang tidak banyak mendapatkan energi listrik.
Lalu, untuk kekurangan PLTS Hybrid ini adalah biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan jenis PLTS lainnya, memerlukan perawatan secara berkala yang lebih, dan proses pemasangannya yang lebih rumit.
Semoga informasi tentang PLTS Hybrid dari Solar Kita kali ini bermanfaat untuk kamu ya.