Blog › Uncategorized › Upaya Singapore GP Mengimbangi Emisi dengan Sertifikat Energi Terbarukan
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read September 26, 2024 in

Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap dampak lingkungan dari acara-acara besar semakin meningkat. Salah satu acara yang mendapat sorotan adalah Grand Prix Singapura (Singapore GP), yang merupakan salah satu dari sedikit balapan Formula 1 yang diadakan pada malam hari. Sebagai acara besar yang menarik ribuan pengunjung dari seluruh dunia, Singapore GP memiliki tantangan besar untuk mengurangi jejak karbonnya. Untuk mengatasi hal ini, penyelenggara Singapore GP telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengimbangi emisi karbon, salah satunya dengan memanfaatkan Sertifikat Energi Terbarukan (REC).
Sertifikat Energi Terbarukan (REC) adalah instrumen pasar yang mewakili bukti bahwa satu megawatt-jam (MWh) listrik telah dihasilkan dari sumber energi terbarukan, seperti angin, matahari, atau biomassa. Dengan membeli REC, sebuah organisasi atau acara dapat mengklaim penggunaan energi terbarukan, meskipun mereka tidak secara langsung menggunakan listrik dari sumber-sumber ini. REC menjadi mekanisme penting dalam mendukung pengembangan energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon di sektor energi.
Singapore GP telah menjadi pelopor dalam mengadopsi REC untuk mengurangi dampak lingkungannya. Pada tahun 2023, penyelenggara balapan mengumumkan bahwa mereka akan membeli REC dari sumber energi terbarukan lokal, terutama dari pembangkit listrik tenaga surya di Singapura. Langkah ini bertujuan untuk mengimbangi sebagian besar emisi karbon yang dihasilkan oleh acara tersebut, termasuk emisi dari penggunaan listrik untuk penerangan, sistem pendingin udara, dan peralatan elektronik lainnya yang digunakan selama acara.
Dengan memanfaatkan REC, Singapore GP memastikan bahwa jumlah energi yang mereka gunakan untuk acara tersebut diimbangi oleh jumlah energi terbarukan yang dihasilkan dan dikembalikan ke jaringan listrik. Ini tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon secara keseluruhan, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri energi terbarukan di Singapura.
Manfaat:
Tantangan:
Langkah Singapore GP dalam mengadopsi REC menunjukkan komitmen mereka terhadap keberlanjutan dan menjadi inspirasi bagi acara besar lainnya di seluruh dunia. Ini juga mendukung target Singapura untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, sekaligus mempromosikan praktik terbaik dalam mengelola acara besar dengan cara yang lebih ramah lingkungan.
Dengan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya keberlanjutan, inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi norma baru bagi acara olahraga global lainnya. Upaya Singapore GP menunjukkan bahwa dengan inovasi dan komitmen, bahkan acara yang memerlukan sumber daya besar pun dapat berkontribusi secara signifikan untuk masa depan yang lebih hijau.