Blog › Uncategorized › Top 5 Kota Terpanas di Indonesia: Mengungkap Suhu Ekstrem yang Mempengaruhi Kehidupan
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read January 23, 2025 in

Indonesia dikenal dengan iklim tropisnya yang hangat sepanjang tahun, namun beberapa kota di negara ini mengalami suhu yang jauh lebih tinggi daripada yang lainnya. Panas terik yang kadang mencapai lebih dari 40°C bukanlah hal yang jarang terjadi di kota-kota tertentu di Indonesia. Faktor geografis, urbanisasi, serta perubahan iklim berkontribusi pada tingginya suhu di kota-kota ini. Dalam artikel ini, kita akan mengulas lima kota terpanas di Indonesia yang menghadapi tantangan suhu ekstrem.
Jember, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, mencatatkan suhu tertinggi yang cukup ekstrem. Kota ini dikenal dengan suhu rata-rata yang bisa mencapai 35°C hingga 38°C pada siang hari, dengan puncak suhu dapat menyentuh lebih dari 40°C. Terletak di daerah yang cenderung kering, Jember mengalami musim panas yang panjang, terutama di bulan-bulan kemarau. Fenomena ini dipengaruhi oleh letaknya yang berada di antara pegunungan dan pantai yang cenderung terpengaruh oleh pola angin panas.
Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang juga merupakan salah satu kota terpanas di Indonesia. Suhu di Semarang sering kali mencapai 36°C hingga 38°C pada siang hari, bahkan pada malam hari, suhu kota ini tetap hangat, kadang mencapai 28°C hingga 30°C. Kondisi ini diperburuk oleh faktor urbanisasi yang pesat dan penurunan lahan hijau, menyebabkan efek urban heat island (UHI) yang memperparah suhu panas. Semarang, yang juga merupakan kota pelabuhan, cenderung memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan kota lainnya di sekitarnya.
Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menghadapi suhu yang cukup tinggi sepanjang tahun. Suhu di Surabaya bisa mencapai 38°C bahkan di luar musim kemarau. Dengan adanya kawasan industri dan perkotaan yang sangat padat, suhu di Surabaya dapat semakin panas karena efek pemanasan kota atau urban heat island (UHI). Ditambah lagi dengan tingginya kelembapan udara yang mengimbangi suhu panas, membuat Surabaya menjadi kota yang tidak hanya panas, tetapi juga terasa sangat lembap.
Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, adalah salah satu kota dengan suhu yang sangat tinggi di Indonesia. Kota ini sering kali mengalami suhu antara 34°C hingga 36°C, dengan puncaknya mencapai 39°C pada musim kemarau. Faktor geografis, seperti dekatnya dengan lautan, membuat udara di Makassar cukup lembap meskipun suhu udara cenderung tinggi. Selain itu, Makassar juga mengalami peningkatan suhu akibat urbanisasi yang pesat serta pembukaan lahan yang memperburuk masalah pemanasan global.
Kendari adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara yang tercatat sebagai salah satu kota terpanas di Indonesia. Suhu di Kendari sering kali melampaui 35°C, bahkan bisa mencapai lebih dari 38°C pada puncak musim kemarau. Kendari yang terletak di dekat garis khatulistiwa dan cenderung kering membuat kota ini sangat terpengaruh oleh panas ekstrem. Ditambah dengan minimnya area hijau dan penurunan kualitas udara, suhu di Kendari menjadi cukup panas terutama pada siang hari.
Beberapa faktor yang menyebabkan kota-kota tersebut mengalami suhu yang sangat tinggi antara lain:
Suhu ekstrem yang terjadi di kota-kota terpanas Indonesia memiliki beberapa dampak, baik terhadap kesehatan maupun kehidupan sosial-ekonomi:
Beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi dampak suhu ekstrem di kota-kota terpanas ini antara lain:
Kota-kota terpanas di Indonesia menunjukkan bagaimana suhu ekstrem dapat memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Namun, dengan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah iklim, kita bisa mengurangi dampak dari suhu panas yang semakin meningkat.