Blog › Uncategorized › Penerapan ESG Dimulai dari Sistem Panel Surya
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
5 min read May 16, 2025 in

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia bisnis mengalami pergeseran besar menuju praktik berkelanjutan yang tidak hanya mempertimbangkan keuntungan semata, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Konsep ini dikenal sebagai ESG (Environmental, Social, and Governance). Penerapan ESG menjadi tolok ukur utama dalam menilai keberlanjutan dan tanggung jawab perusahaan di mata investor dan pemangku kepentingan. Salah satu langkah nyata dan strategis dalam menerapkan nilai-nilai ESG adalah dengan menggunakan sistem panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
ESG merupakan singkatan dari Environmental, Social, dan Governance:
Environmental (Lingkungan): fokus pada dampak perusahaan terhadap lingkungan, termasuk penggunaan energi, emisi karbon, pengelolaan limbah, dan konservasi sumber daya alam.
Social (Sosial): menilai hubungan perusahaan dengan karyawan, pelanggan, pemasok, dan komunitas lokal.
Governance (Tata Kelola): menyoroti struktur kepemimpinan perusahaan, transparansi, integritas, serta sistem pengawasan manajemen.
Menurut World Economic Forum, ESG bukan lagi tren sementara, melainkan paradigma bisnis masa depan. Bahkan, laporan McKinsey (2022) menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang baik cenderung lebih tangguh menghadapi krisis dan lebih menarik bagi investor.
Penerapan sistem panel surya secara langsung berkontribusi pada pencapaian pilar lingkungan dalam ESG. Energi matahari adalah sumber energi terbarukan yang bersih dan tidak menghasilkan emisi karbon. Dengan mengganti atau mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, perusahaan atau rumah tangga yang menggunakan sistem panel surya membantu mengurangi jejak karbon global.
Berdasarkan data dari International Renewable Energy Agency (IRENA), setiap 1 kilowatt-peak (kWp) sistem panel surya dapat mengurangi sekitar 1,2 ton CO₂ per tahun. Dalam skala besar, instalasi sistem panel surya pada bangunan industri atau perkantoran dapat memberikan penghematan signifikan terhadap emisi karbon tahunan.
Pemasangan sistem PLTS menciptakan lapangan kerja hijau dalam bidang instalasi, perawatan, dan manufaktur komponen energi surya. Ini sejalan dengan nilai sosial dalam ESG, yaitu mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan mendorong transformasi tenaga kerja menuju ekonomi hijau.
Selain itu, penggunaan sistem panel surya dapat meningkatkan akses terhadap energi yang andal dan terjangkau, terutama di daerah terpencil yang masih kekurangan infrastruktur listrik konvensional. Dalam jangka panjang, hal ini mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Perusahaan yang mengadopsi sistem panel surya menunjukkan komitmen nyata terhadap tata kelola yang baik dan berkelanjutan. Melalui laporan ESG, perusahaan dapat menunjukkan angka penghematan energi, pengurangan emisi, dan kontribusi terhadap target net-zero emission. Semua ini meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan investor.
Selain itu, sistem panel surya yang terhubung dengan perangkat digital seperti smart meter dan sistem monitoring energi dapat memberikan data real-time yang transparan untuk manajemen energi. Ini membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih cerdas dan akuntabel.
Mengintegrasikan sistem panel surya ke dalam sistem operasional bukan hanya tentang idealisme lingkungan, tapi juga memberikan manfaat nyata secara finansial dan strategis, antara lain:
Penghematan Biaya Listrik: Sistem panel surya dapat menurunkan tagihan listrik secara signifikan dalam jangka panjang. Meskipun biaya awal mungkin tinggi, pengembalian investasinya bisa tercapai dalam 5–7 tahun tergantung pemakaian dan lokasi.
Meningkatkan Nilai Aset: Bangunan yang dilengkapi PLTS cenderung memiliki nilai jual atau sewa yang lebih tinggi karena efisiensi energinya.
Dukungan Regulasi dan Insentif: Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri ESDM No. 26/2021 telah mendorong penggunaan PLTS Atap dengan skema ekspor-impor listrik dan insentif lainnya.
Peningkatan Citra Merek: Konsumen saat ini lebih memilih merek yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Penggunaan sistem panel surya dapat menjadi bagian dari kampanye tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang efektif.
Salah satu contoh nyata keberhasilan penerapan ESG melalui sistem panel surya adalah perusahaan ritel global seperti IKEA yang menargetkan semua tokonya menggunakan energi terbarukan 100% pada 2030. Di Indonesia, sejumlah pabrik besar juga telah memasang PLTS Atap untuk menurunkan emisi dan menghemat biaya operasional.
Di sektor domestik, rumah tangga yang memasang sistem panel surya tidak hanya menghemat biaya listrik, tetapi juga berkontribusi pada sistem energi nasional yang lebih berkelanjutan.
Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari perubahan menuju energi bersih dan penerapan ESG secara nyata, langkah awal yang bisa diambil adalah:
Audit Energi: Ketahui kebutuhan energi Anda agar dapat menentukan kapasitas sistem panel surya yang sesuai.
Konsultasi dengan Ahli: Pilih penyedia layanan PLTS yang berpengalaman dan terpercaya.
Perizinan dan Instalasi: Pastikan instalasi dilakukan sesuai standar keamanan dan peraturan pemerintah.
Monitoring dan Evaluasi: Gunakan sistem monitoring digital untuk mengukur performa sistem panel surya dan dampaknya terhadap pengurangan emisi.
Memulai transformasi menuju sistem energi bersih tidak harus rumit. SolarKita hadir sebagai solusi terintegrasi bagi rumah tangga dan perusahaan yang ingin memasang sistem panel surya dengan mudah, cepat, dan terpercaya. SolarKita menyediakan layanan konsultasi, desain sistem, pemasangan, hingga layanan purna jual secara profesional.
Dengan pengalaman luas dan tim teknis yang andal, SolarKita menjadi mitra ideal dalam mewujudkan komitmen ESG Anda — mulai dari skala rumah tinggal, gedung komersial, hingga industri.
Di era di mana keberlanjutan menjadi kunci masa depan, penerapan ESG bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Sistem panel surya adalah titik awal konkret yang tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial. Melalui teknologi energi surya, setiap individu maupun perusahaan dapat berperan aktif dalam menjaga bumi, menciptakan nilai sosial, dan membangun tata kelola yang bertanggung jawab.
Mulailah perjalanan ESG Anda hari ini bersama SolarKita. Kunjungi www.solarkita.com untuk solusi sistem panel surya terpercaya!