Blog › Uncategorized › Merayakan 17 Agustus dengan Kegiatan Eco-Friendly: Lomba Pembuatan Kompos
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read August 17, 2024 in

Hari Kemerdekaan Indonesia, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, selalu menjadi momen penuh semangat di seluruh penjuru negeri. Berbagai lomba dan kegiatan diadakan untuk merayakan hari bersejarah ini. Namun, di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, banyak komunitas mulai mengusung konsep eco-friendly dalam perayaan mereka. Salah satu inisiatif yang menarik adalah lomba pembuatan kompos, yang tidak hanya menambah semarak perayaan, tetapi juga mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Kompos adalah pupuk alami yang dihasilkan dari dekomposisi bahan organik seperti sisa makanan, daun kering, dan sampah hijau lainnya. Proses ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga memperkaya tanah dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Dengan mengadakan lomba pembuatan kompos, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan bagaimana mereka dapat berkontribusi secara langsung pada pelestarian lingkungan.
Lomba pembuatan kompos bisa dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Pertama, peserta diberikan pemahaman dasar tentang apa itu kompos dan bagaimana cara membuatnya. Kemudian, mereka diberikan waktu tertentu untuk mengumpulkan bahan-bahan organik dari rumah atau lingkungan sekitar. Setelah itu, peserta diajak untuk membuat kompos dengan metode yang telah dijelaskan sebelumnya.
Penilaian lomba bisa didasarkan pada beberapa faktor, seperti kreativitas dalam mengumpulkan bahan, kualitas kompos yang dihasilkan, serta presentasi mengenai manfaat kompos untuk lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi peserta tentang pentingnya kompos, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Beberapa komunitas di Indonesia telah berhasil mengadakan lomba pembuatan kompos dengan sukses. Misalnya, di beberapa desa di Jawa Tengah, kegiatan ini diintegrasikan dalam rangkaian perayaan 17 Agustus, di mana pemenangnya mendapatkan hadiah berupa alat-alat berkebun yang ramah lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat praktis tetapi juga menjadi contoh bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa.
Merayakan Hari Kemerdekaan dengan kegiatan yang ramah lingkungan, seperti lomba pembuatan kompos, adalah langkah kecil namun berdampak besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa cinta tanah air, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan melalui lomba dan upacara, tetapi juga melalui tindakan nyata untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber: