SHARE

BlogUncategorizedKomponen Sistem PLTS On Grid

Komponen Sistem PLTS On Grid

Author

Dwita Rahayu Safitri

Content Writer & Analyst

3 min read December 09, 2024 in

Thumnail Blog

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid merupakan salah satu solusi energi terbarukan yang semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sistem ini terhubung langsung dengan jaringan listrik publik, sehingga dapat memasok listrik ke jaringan tersebut saat produksi listrik dari panel surya melebihi konsumsi pengguna. Untuk memahami cara kerja PLTS On Grid, penting untuk mengetahui komponen-komponen utamanya.

 


 

1. Solar PV (Panel Surya)

Solar PV atau panel surya adalah komponen utama dalam sistem PLTS. Panel ini berfungsi mengubah energi matahari menjadi energi listrik melalui proses fotovoltaik. Solar PV terdiri dari sel-sel fotovoltaik yang biasanya terbuat dari bahan semikonduktor seperti silikon.

Fungsi utama:

  • Menangkap sinar matahari dan mengonversinya menjadi listrik DC (arus searah).

 


 

2. Inverter

Inverter berfungsi mengubah listrik DC yang dihasilkan oleh panel surya menjadi listrik AC (arus bolak-balik) yang dapat digunakan oleh peralatan rumah tangga atau disalurkan ke jaringan listrik publik.

Jenis inverter dalam sistem PLTS On Grid:

  • String Inverter: Digunakan untuk menghubungkan beberapa panel surya dalam satu rangkaian.
  • Micro Inverter: Dipasang pada setiap panel untuk meningkatkan efisiensi.

 


 

3. Data Logger

Data logger adalah perangkat yang digunakan untuk memantau dan merekam data kinerja sistem PLTS secara real-time. Informasi yang dikumpulkan mencakup produksi energi, efisiensi sistem, dan potensi gangguan.

Fungsi utama:

  • Memantau performa sistem PLTS.
  • Memberikan laporan analitik untuk pemeliharaan dan optimasi.

 


 

4. Panel MCB (Miniature Circuit Breaker)

Panel MCB adalah perangkat proteksi listrik yang dirancang untuk melindungi sistem dari kelebihan arus atau korsleting. Komponen ini memastikan keamanan operasional seluruh sistem PLTS.

Fungsi utama:

  • Memutus aliran listrik secara otomatis saat terjadi gangguan seperti lonjakan arus.
  • Melindungi peralatan dari kerusakan.

 


 

5. KWh Meter

KWh meter digunakan untuk mengukur jumlah listrik yang dihasilkan oleh sistem PLTS dan listrik yang digunakan dari jaringan publik. Dalam sistem On Grid, meter ini biasanya merupakan jenis dua arah (bi-directional).

Fungsi utama:

  • Mengukur listrik yang disuplai ke jaringan dan yang diterima dari jaringan.
  • Memungkinkan implementasi sistem net metering untuk mengurangi tagihan listrik.

 


 

Kesimpulan

Komponen-komponen dalam sistem PLTS On Grid bekerja secara sinergis untuk menghasilkan energi listrik yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan memahami fungsi setiap komponen, pengguna dapat merencanakan instalasi yang optimal sesuai kebutuhan. PLTS On Grid bukan hanya solusi hemat energi, tetapi juga langkah penting menuju penggunaan energi terbarukan yang berkelanjutan.

 


 

Sumber:

  • International Renewable Energy Agency (IRENA). "Renewable Energy Technologies."
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. "Panduan Penggunaan Energi Surya."
  • Solar Energy Industries Association (SEIA). "How Solar Works."

Table of Contents

    iconHaveQuestion
    Have a question?
    Ask our team!
    Let's talk

    Hitung Penawaran Anda

    Cari tahu sistem panel surya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Isi pilihan dibawah untuk menghitung penawaran sesuai kebutuhan Anda.Penawaran
      © 2025 Copyright PT. Solar Kita Teknologi
      |