Blog › Uncategorized › Indonesia Bergabung dalam Kerjasama Regional untuk Energi Terbarukan
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
5 min read November 19, 2024 in

Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan energi terbarukan sebagai upaya untuk mencapai target emisi nol bersih dan memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah bergabungnya Indonesia dalam berbagai kerjasama regional untuk energi terbarukan. Melalui kemitraan ini, Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Asia-Pasifik bersama-sama mengembangkan teknologi, infrastruktur, serta kebijakan untuk mempercepat transisi energi bersih. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan masa depan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi seluruh kawasan.
Kerjasama regional dalam energi terbarukan adalah langkah strategis untuk mengatasi tantangan global terkait perubahan iklim dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia berperan penting dalam memastikan stabilitas energi regional. Beberapa alasan mengapa kerjasama ini sangat diperlukan adalah:
Indonesia telah bergabung dalam berbagai forum dan inisiatif kerjasama regional yang bertujuan untuk mendorong pengembangan energi terbarukan. Beberapa di antaranya meliputi:
Melalui ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC), Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya bekerja untuk mencapai target energi terbarukan sebesar 23% dalam bauran energi regional pada tahun 2025. APAEC berfokus pada pengembangan proyek energi bersih, seperti tenaga surya, angin, dan bioenergi, serta membangun kapasitas untuk teknologi penyimpanan energi di seluruh kawasan.
Progres: Indonesia berkontribusi dengan mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya dan bioenergi, serta meningkatkan investasi dalam teknologi penyimpanan energi yang diperlukan untuk stabilitas pasokan.
Sebagai anggota ASEAN, Indonesia juga mendukung ASEAN Centre for Energy (ACE) yang berfungsi sebagai pusat kerjasama dalam pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi di Asia Tenggara. ACE bertujuan untuk memfasilitasi transfer teknologi, menyediakan pelatihan, dan memperkuat kolaborasi antarnegara dalam penelitian dan pengembangan energi terbarukan.
Progres: Melalui ACE, Indonesia mendapat akses lebih besar pada pelatihan dan dukungan teknis yang membantu pengembangan energi bersih di tingkat nasional dan regional.
Inisiatif interkoneksi tenaga listrik regional ini bertujuan untuk menghubungkan jaringan listrik antarnegara di kawasan Asia Tenggara sehingga dapat menyeimbangkan pasokan energi terbarukan. Dengan adanya jaringan interkoneksi, negara-negara dapat saling berbagi pasokan energi, seperti tenaga angin atau surya, untuk mengatasi ketidakstabilan produksi listrik.
Progres: Indonesia telah menjajaki kerjasama ini dengan negara-negara seperti Malaysia dan Singapura, khususnya dalam proyek interkoneksi listrik lintas negara yang akan mendukung stabilitas energi di kawasan.
Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam kemitraan dengan International Renewable Energy Agency (IRENA), yang memfasilitasi pengembangan kebijakan energi terbarukan di seluruh dunia. Melalui IRENA, Indonesia mendapatkan dukungan teknis dan keuangan untuk mempercepat transisi energi terbarukan, terutama di sektor kelistrikan dan transportasi.
Progres: Dengan dukungan IRENA, Indonesia telah mengembangkan beberapa proyek pembangkit listrik tenaga surya dan panas bumi di wilayah terpencil, yang membantu menyediakan listrik bagi masyarakat di daerah yang belum terjangkau jaringan utama.
Meskipun kerjasama regional menawarkan banyak keuntungan, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi Indonesia dan negara-negara mitra:
Terlepas dari tantangan yang ada, kerjasama ini diharapkan membawa berbagai dampak positif bagi Indonesia dan kawasan:
Keikutsertaan Indonesia dalam kerjasama regional untuk energi terbarukan menunjukkan komitmen kuat negara ini untuk mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan. Dengan berkolaborasi dalam berbagai inisiatif seperti APAEC, ACE, dan IRENA, Indonesia tidak hanya memperkuat posisinya dalam transisi energi bersih tetapi juga berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan energi di Asia Tenggara. Meskipun terdapat tantangan, dampak positif dari kerjasama ini akan sangat berarti bagi Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, ekonomi yang lebih hijau, dan ketahanan energi yang lebih stabil.
Sumber Referensi: