Blog › Uncategorized › Hari Listrik Nasional 2025
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read October 29, 2025 in

Hari Listrik Nasional 2025: Bersama Menerangi Nusantara
Setiap tanggal 27 Oktober, Indonesia memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan panjang sektor kelistrikan di Tanah Air. Tahun 2025 ini merupakan peringatan ke-70 dengan tema “Bersama Menerangi Nusantara”, yang mencerminkan semangat kolaborasi dalam menghadirkan energi untuk seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali hingga ke pelosok negeri.
Sejarah Singkat Kelistrikan di Indonesia
Sejarah kelistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19 ketika beberapa perusahaan Belanda seperti pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan internal mereka. Pada masa itu, listrik belum diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Perkembangan signifikan terjadi ketika perusahaan swasta Belanda bernama N.V. NIGN yang awalnya bergerak di bidang gas, memperluas bisnisnya ke sektor penyediaan listrik untuk publik. Langkah ini menjadi cikal bakal penyediaan energi listrik secara komersial di Indonesia, hingga akhirnya pasca-kemerdekaan pemerintah mengambil alih pengelolaan dan distribusinya melalui lembaga-lembaga resmi negara.
Tantangan Akses Listrik di Era Modern
Meskipun sudah lebih dari tujuh dekade sejak peristiwa penting itu, akses listrik di Indonesia belum sepenuhnya merata. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, masih terdapat sekitar 5.700 desa yang belum menikmati listrik. Angka ini menunjukkan adanya kesenjangan energi yang masih perlu ditangani serius, terlebih ketika Indonesia sudah memasuki usia kemerdekaan ke-80 tahun.Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan keyakinannya bahwa pada tahun 2029 seluruh wilayah Indonesia akan teraliri listrik, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi nasional.
Sumber: CNBC Indonesia – 5.700 Desa Belum Teraliri Listrik, Bahlil: 2029 Insya Allah Seluruh RI
Energi Terbarukan: Solusi Nyata untuk Desa Tanpa Listrik
Salah satu solusi paling efektif dan berkelanjutan untuk menjangkau daerah yang belum teraliri listrik adalah dengan menggunakan energi terbarukan, khususnya sistem panel surya. Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memungkinkan desa-desa terpencil untuk memperoleh sumber energi bersih tanpa harus bergantung pada jaringan listrik utama (grid).
Panel surya sangat ideal diterapkan di wilayah pedesaan karena:
1. Ketersediaan sinar matahari yang melimpah di sebagian besar wilayah Indonesia.
2. Biaya operasional yang rendah setelah instalasi awal.
3. Mendukung program dekarbonisasi nasional, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam transisi energi bersih.
4. Dapat beroperasi secara mandiri (off-grid system), sehingga cocok untuk desa terpencil di pegunungan atau pulau-pulau kecil.
Melalui pemanfaatan energi surya, masyarakat di daerah tanpa listrik tidak hanya memperoleh akses penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan kegiatan pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Peringatan Hari Listrik Nasional ke-70 menjadi pengingat bahwa energi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang pemerataan dan keadilan sosial. Dengan semangat “Bersama Menerangi Nusantara”, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan seluruh pelosok negeri mendapatkan akses listrik yang layak.
Energi terbarukan, terutama sistem panel surya, adalah langkah konkret untuk mewujudkan Indonesia yang terang, mandiri, dan berkelanjutan.
Wujudkan desa mandiri energi bersama SolarKita!
Kunjungi www.solarkita.com untuk mengetahui solusi PLTS Atap yang efisien dan ramah lingkungan bagi rumah, bisnis, dan desa Anda.