Blog › Uncategorized › Hari Lapisan Ozon Sedunia: Jaga Bumi Tetap Sehat
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
5 min read September 17, 2024 in

Hari Lapisan Ozon Sedunia: Jaga Bumi Tetap Sehat
Setiap tahun, pada tanggal 16 September, dunia merayakan Hari Lapisan Ozon Sedunia atau International Day for the Preservation of the Ozone Layer. Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya menjaga lapisan ozon, lapisan pelindung Bumi yang memainkan peran krusial dalam melindungi kehidupan dari radiasi ultraviolet (UV) yang berbahaya. Artikel ini akan membahas pentingnya lapisan ozon, tantangan yang dihadapinya, serta tindakan yang dapat kita ambil untuk menjaga bumi tetap sehat.
Lapisan ozon adalah bagian dari atmosfer yang terletak di stratosfer, sekitar 10 hingga 30 kilometer di atas permukaan Bumi. Lapisan ini mengandung konsentrasi tinggi ozon (O₃), sebuah molekul yang terdiri dari tiga atom oksigen. Meskipun hanya membentuk sebagian kecil dari atmosfer, lapisan ozon memiliki peran vital dalam menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet B (UV-B) dan sebagian radiasi ultraviolet C (UV-C) yang sangat berbahaya dari matahari.
Radiasi UV yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada manusia, seperti kanker kulit, katarak, dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, radiasi UV yang tinggi juga berdampak negatif pada ekosistem laut, termasuk fitoplankton yang menjadi dasar rantai makanan laut, serta tanaman dan hewan darat. Dengan demikian, lapisan ozon berfungsi sebagai “perisai pelindung” bagi semua kehidupan di Bumi.
Lapisan ozon menghadapi ancaman serius akibat penggunaan bahan kimia buatan manusia yang dikenal sebagai zat perusak ozon (Ozone Depleting Substances atau ODS). Bahan kimia ini, seperti klorofluorokarbon (CFC), halon, dan hidroklorofluorokarbon (HCFC), banyak digunakan dalam produk seperti pendingin (refrigerant), aerosol, dan bahan pelarut. Ketika dilepaskan ke atmosfer, bahan kimia ini naik ke stratosfer, di mana mereka dipecah oleh sinar UV dan melepaskan atom klorin atau bromin yang sangat reaktif. Atom-atom ini kemudian bereaksi dengan molekul ozon, mengakibatkan penipisan lapisan ozon.
Pada 1980-an, para ilmuwan menemukan adanya lubang di lapisan ozon di atas Antartika, yang disebabkan oleh penggunaan luas ODS. Penemuan ini memicu respons global yang sangat penting, yaitu Protokol Montreal tahun 1987, sebuah perjanjian internasional yang bertujuan untuk menghapus secara bertahap produksi dan konsumsi zat-zat perusak ozon.
Protokol Montreal adalah salah satu perjanjian internasional yang paling berhasil dalam sejarah lingkungan. Sejak diberlakukan, hampir seluruh negara di dunia telah menandatangani dan mematuhi perjanjian ini. Akibatnya, penggunaan ODS telah berkurang secara signifikan, dan lapisan ozon perlahan-lahan pulih.
Menurut laporan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), jika tindakan ini tidak diambil, dunia akan mengalami peningkatan kasus kanker kulit dan katarak, serta kerusakan pada ekosistem. Dengan implementasi penuh Protokol Montreal, lapisan ozon diperkirakan akan kembali ke tingkat sebelum tahun 1980 pada pertengahan abad ini.
Hari Lapisan Ozon Sedunia diperingati untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjaga lapisan ozon dan keberhasilan kolektif dunia dalam mengambil tindakan untuk melindunginya. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang ancaman terhadap ozon, mempromosikan tindakan yang lebih berkelanjutan, dan mendorong dukungan untuk kebijakan dan inisiatif yang melindungi lingkungan.
Setiap tahun, tema Hari Lapisan Ozon Sedunia berbeda-beda, tetapi selalu berfokus pada pesan pentingnya kolaborasi internasional dalam melindungi lapisan ozon dan, dengan demikian, menjaga kesehatan Bumi dan semua makhluk hidup di dalamnya.
Meskipun kebijakan internasional memainkan peran penting dalam melindungi lapisan ozon, tindakan individu juga sangat diperlukan. Berikut beberapa cara kita bisa berkontribusi:
Hari Lapisan Ozon Sedunia adalah pengingat penting akan kemampuan kita untuk melakukan perubahan nyata ketika kita bekerja sama menuju tujuan bersama. Meski telah banyak kemajuan yang dicapai, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Proses pemulihan lapisan ozon memerlukan waktu dan upaya yang konsisten dari semua pihak. Dengan terus mengedepankan kesadaran, tindakan, dan kebijakan yang mendukung perlindungan ozon, kita dapat menjaga bumi tetap sehat dan layak huni bagi generasi mendatang.
Melindungi lapisan ozon adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen dari setiap individu, komunitas, dan negara. Dengan merayakan Hari Lapisan Ozon Sedunia, kita diingatkan akan pentingnya peran lapisan ozon dalam menjaga kesehatan bumi dan semua makhluk hidup. Mari kita terus berupaya untuk melakukan yang terbaik bagi lingkungan, tidak hanya pada hari peringatan ini, tetapi setiap hari.
Sumber: