Blog › Uncategorized › Energi Surya untuk Pembangkit Listrik Skala Besar
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read August 02, 2024 in

Energi surya telah menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan di dunia. Dengan potensi yang melimpah dan teknologi yang semakin maju, pembangkit listrik tenaga surya skala besar menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan. Di Indonesia, penggunaan energi surya untuk pembangkit listrik skala besar semakin berkembang, mengingat potensi sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun. Artikel ini akan membahas tentang penerapan energi surya untuk pembangkit listrik skala besar di Indonesia, manfaatnya, serta tantangan yang dihadapi.
Manfaat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Skala Besar
Penerapan Energi Surya Skala Besar di Indonesia
Lokasi: Likupang, Sulawesi Utara
Deskripsi: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Likupang adalah salah satu proyek energi surya terbesar di Indonesia dengan kapasitas 21 MWp. Proyek ini dikembangkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia.
Pengurangan Emisi: PLTS Likupang membantu mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 23.000 ton per tahun.
Peningkatan Kapasitas Energi: Menyediakan listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15.000 rumah tangga.
Investasi Awal: Membutuhkan investasi awal yang besar untuk pembangunan infrastruktur.
Pemeliharaan: Memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjaga efisiensi panel surya.
Lokasi: Cirata, Jawa Barat
Deskripsi: PLTS Cirata adalah proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 145 MWp. Proyek ini dikembangkan oleh konsorsium antara PT PLN dan perusahaan energi dari Uni Emirat Arab, Masdar.
Inovasi Teknologi: Menggunakan teknologi panel surya terapung yang efisien dalam penggunaan lahan dan meningkatkan efisiensi pendinginan.
Dampak Lingkungan Positif: Mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Kompleksitas Proyek: Memerlukan koordinasi dan teknologi yang canggih untuk instalasi panel surya terapung.
Biaya: Meskipun mengurangi biaya lahan, biaya instalasi awal tetap tinggi.
Lokasi: Bali
Deskripsi: PLTS Bali dengan kapasitas 50 MWp merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah Bali untuk menjadi provinsi hijau. Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi pulau Bali yang terus meningkat terutama di sektor pariwisata.
Energi Berkelanjutan: Menyediakan sumber energi bersih yang stabil dan berkelanjutan untuk mendukung sektor pariwisata.
Citra Positif: Mendukung citra Bali sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan.
Infrastruktur: Perlu pengembangan infrastruktur jaringan untuk menyalurkan energi dari PLTS ke konsumen.
Kesadaran Masyarakat: Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung energi terbarukan.
Tantangan dalam Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Skala Besar
Energi surya memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi di Indonesia melalui pembangkit listrik skala besar. Penerapan proyek-proyek seperti PLTS Likupang, PLTS Cirata, dan PLTS Bali menunjukkan manfaat yang signifikan dalam hal pengurangan emisi karbon, penghematan biaya energi, dan dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan.
Meskipun menghadapi beberapa tantangan, seperti biaya investasi awal dan kebutuhan akan teknologi canggih, manfaat jangka panjang dari pembangkit listrik tenaga surya membuatnya menjadi pilihan yang layak untuk masa depan energi Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ingin beralih ke energi terbarukan untuk hunian Anda? Dengan SolarKita, ciptakan masa depan yang lebih cerah. Klik di sini untuk konsultasi GRATIS!
Sumber: