Blog › Uncategorized › Energi Surya: untuk Infrastruktur Rumah Sakit dan Fasilitas Darurat
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read August 26, 2024 in

Energi Surya untuk Infrastruktur Kritis: Rumah Sakit dan Fasilitas Darurat
Dalam era perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan energi, adopsi energi terbarukan telah menjadi salah satu prioritas utama untuk menjaga keberlanjutan dan ketahanan infrastruktur kritis, termasuk rumah sakit dan fasilitas darurat. Energi surya, sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang paling efisien dan bersih, menawarkan solusi yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan energi di sektor ini.
Beberapa rumah sakit di dunia telah berhasil mengimplementasikan energi surya sebagai bagian dari infrastruktur kritis mereka. Sebagai contoh, Rumah Sakit Universitas Stanford di Amerika Serikat telah menginstal lebih dari 2.500 panel surya yang mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan energinya. Di India, rumah sakit di daerah terpencil telah menggunakan energi surya untuk memastikan pasokan listrik yang stabil, yang sangat penting untuk operasi penyelamatan nyawa.
Meskipun manfaatnya sangat jelas, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam penerapan energi surya di rumah sakit dan fasilitas darurat. Salah satunya adalah kebutuhan akan ruang yang luas untuk instalasi panel surya. Namun, dengan teknologi yang semakin maju, panel surya kini dapat dipasang di atap atau bahkan pada dinding bangunan, memaksimalkan penggunaan ruang yang ada.
Selain itu, keberlanjutan dan efisiensi dari sistem energi surya sangat bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, integrasi dengan sistem penyimpanan energi dan sumber energi cadangan sangat penting untuk memastikan keandalan pasokan energi.
Energi surya menawarkan potensi besar untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan rumah sakit dan fasilitas darurat. Dengan investasi yang tepat dan perencanaan yang matang, energi surya dapat menjadi tulang punggung infrastruktur kritis yang lebih mandiri, efisien, dan ramah lingkungan.
Sumber: