Blog › Uncategorized › Energi Angin Mulai Diterapkan di Daerah Pesisir Indonesia
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
5 min read November 14, 2024 in

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang dan daerah pesisir yang luas, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan energi angin sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Energi angin adalah sumber energi yang ramah lingkungan dan memiliki emisi karbon yang rendah, sehingga sangat sesuai dengan upaya pemerintah dalam mencapai target bauran energi bersih. Dengan kecepatan angin yang stabil di beberapa wilayah pesisir, penerapan energi angin diharapkan bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan energi di daerah-daerah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
Daerah pesisir Indonesia, terutama di wilayah timur seperti Sulawesi, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan, memiliki kecepatan angin yang ideal untuk pemanfaatan energi angin. Beberapa alasan mengapa energi angin sangat cocok diterapkan di daerah pesisir Indonesia antara lain:
Pemerintah bersama beberapa perusahaan swasta telah memulai sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga angin di beberapa daerah pesisir di Indonesia. Salah satu proyek terbesar adalah di Sulawesi Selatan, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, yang memiliki kapasitas hingga 75 MW. PLTB ini merupakan proyek angin terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi bagi ribuan rumah tangga di sekitarnya.
Di samping itu, pemerintah juga tengah mengkaji potensi pengembangan PLTB di beberapa wilayah pesisir lainnya, seperti di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Wilayah-wilayah ini memiliki kecepatan angin rata-rata yang cukup tinggi dan stabil, menjadikannya lokasi potensial untuk proyek energi angin selanjutnya.
Meskipun memiliki potensi besar, penerapan energi angin di daerah pesisir Indonesia tidak luput dari tantangan. Beberapa di antaranya adalah:
Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, energi angin diharapkan bisa menjadi salah satu pilar utama dalam bauran energi terbarukan Indonesia. Sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional hingga 23% pada tahun 2025, pengembangan energi angin di daerah pesisir merupakan langkah yang strategis dan berpotensi besar.
Pemerintah juga telah menyiapkan beberapa insentif bagi investor yang ingin berinvestasi di sektor energi terbarukan, termasuk energi angin. Insentif ini mencakup pengurangan pajak, kemudahan izin, dan keringanan bea masuk peralatan. Diharapkan, dengan adanya insentif ini, lebih banyak perusahaan swasta dan investor internasional tertarik untuk mendukung pengembangan energi angin di Indonesia.
Ke depannya, jika proyek-proyek energi angin di daerah pesisir dapat berjalan sukses, Indonesia berpotensi menjadi pusat pengembangan energi angin di kawasan Asia Tenggara. Hal ini tidak hanya akan membantu Indonesia mencapai target emisi nol bersih, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memberikan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Penerapan energi angin di daerah pesisir Indonesia merupakan langkah strategis yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi terbarukan. Meskipun terdapat sejumlah tantangan dalam hal pendanaan, teknologi, dan pemeliharaan, potensi energi angin di daerah pesisir sangat besar dan dapat berperan signifikan dalam meningkatkan ketahanan energi lokal dan mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, energi angin di daerah pesisir Indonesia diharapkan akan menjadi salah satu solusi utama untuk mencapai Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber Referensi: