SHARE

BlogUncategorizedDIY Membuat Spons Sabun Cuci Piring: Solusi Ramah Lingkungan yang Hemat

DIY Membuat Spons Sabun Cuci Piring: Solusi Ramah Lingkungan yang Hemat

Author

Dwita Rahayu Safitri

Content Writer & Analyst

4 min read September 30, 2024 in

Thumnail Blog

Spons cuci piring adalah alat penting di setiap rumah tangga, tetapi tahukah Anda bahwa kebanyakan spons komersial terbuat dari bahan sintetis yang tidak mudah terurai? Selain itu, spons yang sering kita gunakan juga bisa menjadi sarang bakteri jika tidak dirawat dengan baik. Untuk mengurangi limbah dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan, Anda bisa membuat spons sabun cuci piring sendiri dari bahan-bahan alami yang bisa digunakan kembali. DIY spons ini adalah alternatif yang lebih berkelanjutan dan hemat biaya. Berikut cara membuatnya serta manfaatnya bagi lingkungan.

Mengapa Membuat Spons Sabun Cuci Piring Sendiri?

Kebanyakan spons cuci piring yang dijual di pasaran terbuat dari plastik atau bahan sintetis seperti poliuretan, yang sulit terurai di lingkungan. Ketika dibuang, spons ini bisa bertahan di tempat pembuangan akhir (TPA) selama bertahun-tahun, menyumbang pada masalah polusi plastik. Dengan membuat spons sendiri dari bahan-bahan alami dan dapat terurai, Anda dapat membantu mengurangi limbah plastik sekaligus mengurangi biaya rumah tangga.

Selain itu, spons DIY ini juga lebih higienis karena bisa dibersihkan dan digunakan berulang kali tanpa harus sering diganti seperti spons komersial yang cepat rusak.

Cara Membuat Spons Sabun Cuci Piring dari Bahan Alami

Salah satu bahan yang populer digunakan untuk spons DIY adalah loofah, yaitu tanaman alami yang bisa dikeringkan dan digunakan sebagai alat penggosok. Loofah adalah spons alami yang tidak hanya efektif untuk mencuci piring, tetapi juga dapat terurai secara hayati ketika sudah tidak terpakai.

Bahan yang Dibutuhkan:

  1. Loofah kering (bisa dibeli di pasar atau ditanam sendiri)
  2. Sabun castile (sabun alami yang terbuat dari minyak nabati)
  3. Benang katun (untuk membuat tali gantung opsional)
  4. Gunting
  5. Wadah kecil untuk mencampur sabun

Langkah-Langkah Pembuatan:

  1. Potong Loofah: Jika loofah yang Anda miliki berbentuk besar atau memanjang, potonglah menjadi beberapa bagian kecil agar lebih mudah digunakan untuk mencuci piring. Ukuran potongan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, biasanya sekitar 10x10 cm.
  2. Rendam dan Bersihkan Loofah: Sebelum digunakan, rendam loofah dalam air panas selama beberapa menit untuk membersihkan sisa-sisa kotoran alami. Setelah itu, peras loofah dan biarkan kering.
  3. Persiapkan Sabun Cuci: Anda bisa menggunakan sabun castile yang lembut dan ramah lingkungan sebagai campuran sabun cuci piring. Larutkan sabun castile dengan air secukupnya dalam wadah kecil. Jika ingin wangi yang lebih menyenangkan, tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lemon atau lavender.
  4. Celupkan Loofah ke dalam Sabun: Setelah sabun siap, celupkan bagian loofah ke dalam larutan sabun cuci. Loofah akan menyerap sabun tersebut dan siap digunakan sebagai spons cuci piring alami.
  5. Tambahkan Tali Gantung (Opsional): Jika Anda ingin menggantung spons untuk memudahkan pengeringan, tambahkan tali kecil yang terbuat dari benang katun pada salah satu ujung loofah. Tali ini juga bisa digunakan untuk menggantung loofah setelah digunakan, agar tetap kering dan higienis.

Manfaat dari Spons Sabun Cuci Piring DIY

  1. Ramah Lingkungan: Loofah adalah bahan alami yang bisa terurai secara hayati. Setelah loofah rusak atau tidak bisa digunakan lagi, Anda bisa membuangnya tanpa merasa khawatir akan mencemari lingkungan, karena bahan ini akan terurai secara alami.
  2. Tahan Lama dan Higienis: Dibandingkan dengan spons sintetis yang harus diganti setiap beberapa minggu, loofah bisa digunakan lebih lama jika dirawat dengan baik. Setelah digunakan, cukup bilas dan keringkan loofah untuk menjaga kebersihannya.
  3. Mendukung Gaya Hidup Berkelanjutan: Dengan membuat spons sendiri, Anda tidak hanya mengurangi konsumsi plastik, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih hemat dan berkelanjutan. Anda bisa menanam loofah sendiri atau membeli loofah organik dari pasar lokal.
  4. Lebih Aman untuk Kesehatan: Spons sintetis bisa mengandung bahan kimia atau pewarna yang tidak aman bagi kesehatan, terutama jika digunakan untuk mencuci peralatan makan. Spons loofah dan sabun castile alami bebas dari bahan kimia berbahaya, sehingga lebih aman digunakan untuk mencuci piring.

Tips Merawat Spons Loofah

Untuk menjaga spons loofah tetap bersih dan higienis, lakukan perawatan berikut:

  1. Cuci secara rutin: Setelah digunakan, pastikan loofah dibilas bersih dari sabun dan sisa makanan. Anda juga bisa mencuci loofah secara berkala dengan merendamnya dalam air panas.
  2. Keringkan setelah digunakan: Spons yang lembap bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Selalu gantung loofah di tempat yang terkena udara untuk mempercepat pengeringan.
  3. Ganti secara berkala: Meskipun loofah tahan lama, Anda sebaiknya menggantinya setiap 2-3 bulan, atau jika sudah mulai terlihat rusak.

Kesimpulan

Membuat spons sabun cuci piring sendiri dari bahan alami seperti loofah adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Dengan beralih ke spons DIY ini, Anda bisa mengurangi limbah plastik dan menjaga kesehatan rumah tangga dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Sumber:

  • Environmental Working Group, "The Hidden Toxins in Your Dish Sponge," 2019.
  • National Geographic, "How to Make Your Kitchen More Eco-Friendly," 2020.
  • The Spruce, "DIY Loofah Sponges: Grow and Make Your Own Natural Cleaning Tools," 2021.

Table of Contents

    iconHaveQuestion
    Have a question?
    Ask our team!
    Let's talk

    Hitung Penawaran Anda

    Cari tahu sistem panel surya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Isi pilihan dibawah untuk menghitung penawaran sesuai kebutuhan Anda.Penawaran
      © 2025 Copyright PT. Solar Kita Teknologi
      |