Blog › Uncategorized › 5 Cara Investasi pada Infrastruktur Hijau
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
3 min read January 14, 2025 in

Infrastruktur hijau adalah salah satu solusi utama dalam mengatasi perubahan iklim dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui investasi pada infrastruktur hijau, kita dapat mengurangi dampak lingkungan, mendukung ekonomi berkelanjutan, dan menciptakan kehidupan yang lebih sehat untuk generasi mendatang. Berikut adalah lima cara untuk berinvestasi pada infrastruktur hijau.
Energi matahari adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling potensial. Investasi pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai sektor—seperti perumahan, komersial, atau industri—dapat memberikan dampak positif jangka panjang.
Manfaat:
Investor dapat bergabung melalui skema penyediaan dana untuk proyek besar atau pemasangan PLTS di properti pribadi.
Pengelolaan air merupakan bagian penting dari infrastruktur hijau. Investasi dapat dilakukan melalui proyek seperti pembangunan sistem irigasi hemat air, instalasi pengelolaan air limbah, atau pembuatan waduk yang ramah lingkungan.
Proyek-proyek ini tidak hanya membantu dalam mengurangi pemborosan air tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Transportasi berkelanjutan, seperti kendaraan listrik (EV), jalur sepeda, dan transportasi umum berbasis listrik, semakin diminati. Anda dapat berinvestasi di perusahaan yang memproduksi EV atau mendukung proyek infrastruktur seperti stasiun pengisian daya listrik dan jalur hijau untuk sepeda.
Manfaat:
Perkotaan adalah pusat aktivitas manusia, dan investasi pada infrastruktur hijau di kota-kota dapat memberikan dampak besar. Contoh proyek yang dapat didukung adalah:
Kawasan hijau tidak hanya membantu menurunkan suhu kota, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Restorasi ekosistem adalah investasi yang tidak hanya mendukung lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi. Anda bisa berkontribusi pada proyek seperti rehabilitasi hutan mangrove, reboisasi, atau perlindungan lahan basah.
Proyek ini sering kali melibatkan kerja sama dengan lembaga pemerintah atau organisasi lingkungan. Selain melestarikan keanekaragaman hayati, proyek ini juga membantu menyerap emisi karbon dalam skala besar.
Investasi pada infrastruktur hijau bukan hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga tentang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan memilih salah satu dari lima cara di atas, Anda tidak hanya menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi perubahan iklim, tetapi juga mendukung pembangunan dunia yang lebih berkelanjutan.
Sumber: